Yogyakarta, 20 Desember 2013. @11:00 wib. Pagi ini hujan seakan ingin menyejukkan apa yg ada di tanah jogja. Sesaat penat-penat itu seakan luruh dalam tiap rintik yang mengguyur, membasah semua apa yang ditimpa, menundukkan tiap daun bersama sejuk rasa.
Desember ternyata bukanlah bulan yang cukup pantas untuk membuatku menyudahi akan apa yang telah terjalani. Desember juga bukanlah waktu yang mampu membawaku untuk berada disimu, untuk bicara akan hari depan yang sering kita bicarakan bersama atau hanya sekedar bercanda dan berhias senyum manismu. Desember belum mampu membuktikan apa-apa akan diriku. Desember masih bergelayut, bergelayut bersama langit kelabu yang mewarnai tiap hari atau malamnya.
Dan mimpi itu masih terus terngiang dan selalu menjaga saat harapan untuk lelap datang dan tak rela ku diam sesaat dalam kelegaan, sepertj menghantui.
Banyak pikiran-pikiran yang tercurah dalam iring cerita yang terbagi disela riuhnya suasana kantin dengan beliau-beliau yang senantiasa mempunyai semangat luar biasa akan suatu perjuangan dan keilmuan. Dan aku banyak belajar dari beliau meski mungkin baru sebuah pengaguman. Semoga aku mampu menjadi sepertj mereka, dalam suatu keberhasilan dan kedamaian akan semua. Aamiin.
0 Comment:
Posting Komentar